Kesembuhan Penyakit HIV Hanya Untuk Yang Beriman Kepada Allah dan Rasulullah, dan Kehancuran Yang Akan Datang Buat Negeri Barat Yang Sombong dan Serakah

   
Kesembuhan Penyakit HIV Hanya Untuk Yang Beriman Kepada Allah dan Rasulullah, dan Kehancuran Yang Akan Datang Buat Negeri Barat Yang Sombong dan Serakah

Kesembuhan Penyakit HIV Hanya Untuk Yang Beriman Kepada Allah dan Rasulullah, dan Kehancuran Yang Akan Datang Buat Negeri Barat Yang Sombong dan Serakah

Kesembuhan Penyakit HIV Hanya Untuk Yang Beriman Kepada Allah dan Rasulullah, dan Kehancuran Yang Akan Datang Buat Negeri Barat Yang Sombong dan Serak

 




12 Januari 2026

Kesembuhan Penyakit HIV Hanya Untuk Yang Beriman Kepada Allah dan Rasulullah, dan Kehancuran Yang Akan Datang Buat Negeri Barat Yang Sombong dan Serakah


Nabi Khidr a.s mendatangiku pagi ini, lalu Beliau duduk bersamaku dan berkata,

"Wahai Ahmad, tulislah dan jangan lagi dirimu menahan kalimat-kalimat yang hendak aku katakan kepadamu sejak kamis malam kemarin, apakah dirimu meminta Allah mengizinkan aku untuk berlaku keras terhadapmu ...? Sungguh dahulu aku pernah menolong seorang yang hampir tertimpa bebatuan dari tebing di Negeri Fars dengan menarik tangannya dengan kuat hingga ia jatuh terluka, lalu ia memaki dan berkata kasar kepadaku, aku berlalu dan meninggalkannya. Sungguh ayat tersirat dari peristiwa itu adalah perumpamaan bagi orang yang mendapatkan teguran keras berupa nasihat dan petunjuk kejalan Allah agar terhindar dari azab kubur dan dari api neraka, lalu ia merasa terdzalimi dan merasa sakit hatinya karena nasihat dan perintah Allah yang aku sampaikan kepadamu dengan tegas dan bijaksana untuk mereka. Apakah mereka mengira apa yang kamu ajarkan dan sampaikan nasihat-nasihat kepada mereka datang dari kehendakmu dan amarahmu ? Katakan !!! Aku Balya bin Malkan yang memintamu karena Allah menginginkan mereka semua berada di dalam barisan sebelah kanan di yaumul hisab dan selamat dari fitnah dunia dan akhirat. Apakah mereka tidak berfikir."


"Wahai Ahmad, hendaklah beberapa orang yang aku sebutkan nama mereka di dalam perahumu merubah sifatnya yang mencari-cari khabar tentang apa yang dirimu lakukan dengan empat bangunan didalam perahumu. Sungguh ia bagaikan melihat seorang tukang kayu dan batu yang pandai, yang tengah merobohkan beberapa sebuah pohon yang besar dan menghancurkan bebatuan, lalu ia mengira bahwa seorang tukang kayu dan batu itu melakukan kesalahan merusak pohon dan batu, sedangkan ia tidak memahami apa yang akan dilakukan si tukang kayu dan batu setelahnya. Sungguh ia akan malu dan sadar ketika pohon kayu-kayu dan bebatuan itu menjadi rumah-rumah yang indah untuk mereka berteduh dan berlindung hingga mereka semua selamat ketika badai dan taufan dan terlindung dari terik matahari dan hujan. Katakan kepada para pengikutmu, sungguh Allah melarang hamba-hamba Nya berburuk sangka, dan hendaklah mereka bertabayyun dan berlapang hati."


"Wahai Ahmad, katakanlah dan tulislah, ketika seekor ular berbisa yang hendak menggigit kakimu, lalu kamu hendak memukul ular itu dengan kayu agar terpental jauh darimu, kemudian datang seseorang mencegahmu, dan mengatakan janganlah engkau singkirkan ular itu dengan kayu dan memukulnya karena ia makhluq Allah, lalu menganggap dirimu kejam dan melanggar perintah Allah karena dzalim kepada makhluq Nya ketika dirimu melempar ular itu jauh dari kakimu dengan keras. Sungguh yang demikian itu perumpamaan bagi mereka yang mengaku mencintaimu dan menganggapmu sebagai ayah dan guru bagi mereka namun di hati mereka masih berburuk sangka kepada apa yang dirimu kerjakan. Hendaklah mereka memahami tidaklah ada yang dapat mereka sembunyikan dari perhitungan Allah. Sungguh janganlah dirimu sembunyikan kalimat-kalimat ini. Dan bukan Aku yang berkehendak tapi Allah Azza Wajalla yang Maha Berkehendak. Katakan kepada salah satu dari mereka yang menipu dan menghinamu, apakah mereka mengira dapat bersembunyi dari murka Allah ? Sungguh telah nyata kemurkaan Allah atas perlakuan dzalim kepada beberapa orang yang menganggapmu berdusta lalu dengan kesombongan menuduhmu berlaku dzalim kepada mereka ? Sungguh mereka lupa bahwa harta dan perniagaan mereka datang dari Allah, lalu mereka mengangkat kepala dan melakukan fitnah yang besar kepadamu hanya karena dusta seorang baliyan ? Hendaklah dirimu bersabar dan janganlah dirimu mengangkat kedua tanganmu untuk mencegah murka Allah kepada mereka, disebabkan aku berada sangat dekat kepadamu saat mereka berkata-kata kasar kepadamu. Sungguh kewajibanmu hanyalah mengangkat derajat salah satu dari mereka dengan mengajarkan perniagaan yang di ridhoi Allah dan mengabaikan salah satu dari keduanya, hendaklah dirimu bersabar. Sungguh aku Balya bin Malkan mencintaimu atas kesabaran dan ketabahanmu dalam menghadapi mereka yang memfitnahmu dengan keji."


Baca juga :


"Wahai Ahmad, sungguh seorang gembala yang duduk dibawah pohon dan menikmati angin lembut lalu ia tertidur dan bermimpi adalah kebodohan, hingga seekor domba yang lemah dapat menjadi mangsa serigala yang lapar, yang demikian itu adalah perumpamaan seseorang yang mempercayai khabar dan rayuan yang datang dari seorang hasad dan perumpamaan bagi seseorang yang berfikir dengan nafsu amarahnya hingga hilanglah akal dan hatinya dalam genggaman iblis. Sungguh yang demikian itu sifat orang-orang yang fasik yang meraih jabatan dan pangkat dunia dengan sebab lisannya yang penuh dusta dan tipuan. Sungguh mereka bagaikan berjalan dengan mata tertutup dalam gelap menuju jurang yang dalam."


"Wahai Ahmad, hendaklah dirimu menahan satu amanah Allah ditanganmu, dan katakan kepada mereka, sungguh dalam 1223 itu adalah hak Allah, yang Allah turunkan kepada Ahmad sebagai bukti yang nyata, bahwa

  • Allah adalah Tuhan yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu,
  • dan Rasulullah Muhammad yang Mulia adalah Rahmatan Lilalamin dan Nabi penutup Para Nabi,
  • dan Al-Qur'an adalah kitab Allah yang sempurna sebagai petunjuk dan obat yang nyata, sebagai penyelamat semua ummat manusia,

bukankah telah nyata bahwa yang sakit dan Allah sembuhkan itu adalah orang beriman kepada Allah dan Rasulullah Muhammad yang Mulia dan membaca Al-Qur'an sedangkan dunia belum menemukan obatnya ? Lalu seseorang yang lain tidak disembuhkan Allah, yakni seorang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak mempercayai Rasulullah serta Al-Qur'an sedangkan ia meminum obat 1223 dengan sakit yang sama, dan Allah hendak memberikan kesembuhan kepada seorang yang beriman kepada Allah dan Rasulullah, yang telah mengakui kekhilafannya hingga Allah menimpakan penyakit itu (HIV) agar ia bertaubat. Hendaklah ia benar-benar bertaubat dan menjauhi perbuatan kaum sadum dan mengatakan kepada dunia, sungguh Allah lah yang menyembuhkannya dengan Al-Qur'an 1223 yang Allah izinkan berada dalam tangan Sang Makhfiy."


"Wahai Ahmad, Allah mengkhabarkan kepadaku dengan khabar yang terbaik, tidaklah ada perbuatan yang lebih mulia dan dicintai Allah dan Rasulullah dari ikatan persaudaraan sesama muslim hingga ia menjalankan sunnah terbaik dari Nabi Mulia Muhammad, sungguh aturan yang dirimu tetapkan adalah sunnah Kakekmu yang Mulia Muhammad, hendaklah ini menjadi aturan yang kuat didalam perahumu, hingga kelak anak keturunanmu dan para pengikutmu mengikuti jalanmu. Wahai Ahmad, apa yang dirimu tetapkan bahwa anak-anak yatim dari anak sahabatmu yang telah wafat menjadi kewajibanmu untuk memperhatikan nasib mereka masa depan dan keadaan mereka selama ibu mereka belum menikah kembali. Dan hendaklah ini menjadi ketetapan sepanjang masa diatas perahumu. Sungguh tidaklah akan dimiskinkan Allah seseorang yang memikul beban saudaranya sedangkan ia mampu memikulnya. Dan hendaklah dirimu memegang kuat dan mengatur baitul mal diatas perahumu dan tetap memisahkan antara infaq, zakat dan hadiah-hadiah sebagaimana yang telah dirimu jalankan bersama beberapa sahabatmu. Tidaklah ada kekhilafan selama ini atas apa yang telah dirimu ajarkan kepada mereka para pengikutmu, dan hendaklah dirimu memanggil dua mufti di negerimu yang ada dalam perahumu tahun ini, untuk menetapkan hari dan jumlah zakat hingga sampai pada jalan syariat yang benar. Sebagimana yang telah dirimu dan pengikutmu jalankan. Hendaklah dirimu mencatat dan mengumumkannya. Tidaklah dikatakan dirimu dan pengikutmu belaku riya' atas semua itu sedangkan Allah dan Rasulullah menyukainya."


"Wahai Ahmad, bukankah gegaran dan gemuruh diatas langit telah mereka di bumi barat telah mendengar ? Lalu mereka masih mengira bahwa itu hal yang biasa saja, katakanlah wahai Ahmad, sungguh Allah tidaklah membiarkan rencana kedzaliman yang mereka kerjakan, memfitnah pemimpin negara lain lalu telah nyata mereka merusak beberapa negeri tanah para Nabi dengan keserakahan dan kesombongan, telah nyata kerusakan yang mereka lalukan, sungguh istana yang mereka dirikan di negeri itu dan bangunan-bangunan kokoh yang mereka dirikan dan senjata-senjata yang mereka banggakan, tidaklah akan mampu menahan murka Allah yang datang dari langit dan dari bawah kaki mereka. Sungguh mereka akan ditimpakan kepedihan dan kehancuran yang nyata, katakanlah wahai Ahmad kepada orang-orang yang beriman di negeri yang sombong dan serakah, dan negeri yang berdiri diatas air itu, agar mereka berlindung kepada Allah diwaktu subuh dan mendirikan qiyamul lail di pertengahan malam. Sungguh pada saat itulah Allah hendak menunjukan kekuasaanNya atas negeri-negeri mereka. Pergilah dirimu pada sore hari ini, penuhi kewajibanmu atas perniagaanmu dan urusanmu dengan istri keduamu selama tiga hari, hingga Allah memudahkan urusanmu pada 25 dan 30 atas keikhlasan beberapa pengikutmu dan atas tanah-tanah itu, lalu ambilah tongkatmu dan pukulkanlah di tepi *** pada hari ** dan hari **.


Ahmad F. bin Abdullah A. Syams

Last update
Add Comment

Translate

Pengunjung